Jenis dan Manfaat Polifenol

Polifenol ialah  senyawa alami pada tanaman  yang memiliki tidak sedikit  manfaat guna  kesehatan. Di dalam tubuh, polifenol berperan sebagai antioksidan yang dapat  menurunkan risiko kita  terkena sekian banyak   penyakit. Manfaat polifenol ini dapat  diperoleh dengan mengonsumsi makanan sehat.

Berbagai penelitian mengaku  bahwa polifenol berfungsi  dalam mencegah kehancuran  sel tubuh dampak  radikal bebas dan menambah  sistem kekebalan tubuh. Partikel radikal bebas ini dapat  terbentuk secara alami dampak  proses metabolisme.



Namun, jumlah radikal bebas pada tubuh dapat  meningkat bilamana  sering terkena  polusi, asap rokok, sinar matahari dalam jangka panjang, infeksi, atau tidak sedikit  mengonsumsi makanan yang terkena  pestisida.

Jenis Polifenol dan Sumbernya
Polifenol yang tidak sedikit  ditemukan pada makanan dan minuman sehat atau suplemen tertentu lazimnya  terbagi menjadi sejumlah  jenis, yaitu:

Flavonoid
Flavonoid ialah  kelompok pigmen yang terdapat  pada tumbuhan. Sekitar 60 persen polifenol tergolong  ke dalam kumpulan  flavonoid. Beberapa misal  zat yang tergolong  dalam antioksidan flavonoid ialah  flavon, isoflavon, antosiadin, quersetin, kaempferol, catechin, dan antosianin.
Flavonoid dapat  ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran serta makanan tinggi antioksidan, laksana  apel, jeruk, anggur, mangga, srikaya, bawang, talas, sawi, bayam, serta teh hijau dan coklat hitam.
Antosianin
Warna warni pada pelbagai  jenis buah dan sayuran ialah  berkat kandungan zat antosianin. Tidak melulu  memberi warna yang indah di anggap  mata, zat ini pun  ternyata adalah salah satu jenis polifenol yang baik untuk  kesehatan.
Asam fenolik
Golongan asam fenolik di antaranya stilben dan lignan yang tidak sedikit  ditemukan pada buah-buahan, biji-bijian, dan gandum utuh. Asam fenolik pun  ada  pada kopi dan teh.
Amida polifenol
Jenis polifenol ini bisa  ditemukan pada capsaicin pada cabai dan avenanthramides pada oat atau gandum. Di samping  sebagai antioksidan, amida polifenol pun  mempunyai  efek untuk meminimalisir  peradangan.
Beberapa jenis polifenol lainnya ialah  resveratrol yang ada  pada minuman anggur merah atau wine, ellagic acid pada buah berry, curcumin pada kunyit, dan lignan yang ada  biji rami, biji wijen, serta gandum utuh.

Berbagai Manfaat Polifenol Untuk  Kesehatan Tubuh
Polifenol sebagai di antara  jenis antioksidan mempunyai  efek dapat meminimalisir  efek buruk radikal bebas, merawat  kesehatan tubuh, serta meminimalisir  risiko terkena sejumlah  penyakit kronis.

Tidak melulu  itu, polifenol pun  memiliki guna  lain, di antaranya:

1. Mencegah penyakit kardiovaskular
Beberapa studi mengaku  bahwa polifenol bisa  menurunkan desakan  darah dan kolesterol jahat (LDL), serta menambah  kolesterol baik (HDL).
Efek ini tampak  dapat menangkal  pembentukan plak atau sumbatan pada pembuluh darah (aterosklerosis), sampai-sampai  risiko terpapar  penyakit kardiovaskular bisa  berkurang.

2. Menurunkan gula darah
Berbagai penelitian mengindikasikan  bahwa pola santap  sehat yang tidak sedikit  mengonsumsi antioksidan mempunyai  efek yang baik untuk meminimalisir  risiko terpapar  diabetes.
Polifenol dapat menolong  menurunkan kadar gula darah serta mendorong tubuh guna  memproduksi insulin dan menggunakannya dengan lebih efektif. Efek ini menciptakan  kadar gula darah dapat  menjadi lebih stabil. Efek ini menjadikan polifenol sebagai di antara  asupan yang baik untuk menangkal  diabetes melitus.

3. Menurunkan risiko kanker
Polifenol dapat mengurangi  pembentukan dan pertumbuhan  sel kanker sebab  perannya sebagai pencegah  radikal bebas dan meminimalisir  peradangan di dalam tubuh.
Akan tetapi, diperlukan  studi lebih lanjut guna  membuktikan guna  polifenol secara umum sebagai penangkal  kanker dan menilai  seberapa tidak sedikit  dosis polifenol yang diperlukan.

4. Meningkatkan daya ingat
Konsumsi makanan kaya bakal  polifenol dapat menolong  meningkatkan fokus  dan daya ingat. Hal ini sebab  polifenol diketahui dapat menambah  aliran darah ke otak.
Studi mengaku  bahwa pola santap  yang kaya bakal  polifenol dapat meminimalisir  risiko terpapar  penurunan daya ingat dan penyakit pada benak  bersangkutan  hal  usia, laksana  demensia, penyakit Alzheimer, serta penyakit Parkinson.

5. Menjaga kesehatan pencernaan
Polifenol dapat menambah  pertumbuhan bakteri baik di dalam usus dan menolong  bakteri baik itu  untuk melawan bakteri berbahaya, laksana  E. coli dan Salmonella. Dengan demikian, kesehatan pencernaan dapat tidak jarang  kali  terjaga andai  rutin mengonsumsi makanan yang kaya bakal  polifenol.
Selain sejumlah  manfaat di atas, polifenol pun  diketahui baik untuk merawat  kesehatan mata, kulit, menjaga faedah  metabolisme tubuh, dan meningkatkan  angka asa  hidup. Akan tetapi, sejumlah  manfaat ini masih memerlukan  pembuktian melewati  penelitian lebih lanjut.

Cara terbaik guna  mendapatkan guna  polifenol ialah  dengan mengonsumsi makanan sehat. Di samping  dari makanan, polifenol pun  tersedia dalam format  suplemen. Akan tetapi, belum jelas apakah suplemen polifenol sama efektifnya dengan kandungan yang ditemukan dalam makanan.

Dengan menjalani gaya hidup dan pola santap  yang sehat, asupan polifenol sehari-hari sebenarnya  sudah tercukupi. Namun andai  Anda mempunyai  masalah kesehatan tertentu atau asupan gizi kita  kurang, barangkali  akan diperlukan  konsumsi suplemen yang berisi  polifenol. Bagi  menilai  jenis suplemen dan takaran  yang tepat, Anda dapat  berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dampak Stres pada Wanita

Metode Cuci Darah Lewat Perut

Beragam Cara Mengatasi Gigi Kuning